Dari deteksi dini, penentuan prioritas, tindak lanjut, sampai evaluasi hasilnya. Dipakai bersama oleh orang tua, kader posyandu, dan tenaga kesehatan.
Angka turun, tetapi masih di atas target. Deteksi dini yang ditindaklanjuti adalah kuncinya.
Sumber: Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Kemenkes RI – SSGI 2024. Situmbuh adalah prototipe lomba; belum diuji di lapangan.
Bukan sekadar mencatat angka: setiap data diarahkan menjadi prioritas, tindakan, dan evaluasi.
Catat berat, tinggi, dan lingkar kepala. Status gizi dihitung dari tabel standar pertumbuhan WHO dan ditampilkan pada grafik berpita yang mudah dibaca.
Anak yang paling perlu ditinjau diurutkan otomatis, lengkap dengan faktor penyebabnya. Skor ini alat bantu urutan, bukan diagnosis.
Kader membuat tindak lanjut, menandainya selesai, lalu sistem membandingkan kondisi sebelum dan sesudah untuk melihat dampaknya.
Orang tua bisa bertanya kepada asisten yang membaca ringkasan data anak, dan mengisi skrining perkembangan KPSP sesuai usia.
Alurnya sederhana, tetapi tidak berhenti di pencatatan.
Orang tua atau kader memasukkan berat badan, tinggi badan, dan ukuran lain setiap kali anak diukur.
Sistem menghitung Z-score WHO, lalu mengurutkan anak yang paling perlu ditinjau beserta alasannya.
Kader mencatat tindakan dan hasilnya. Pengukuran berikutnya menunjukkan apakah kondisi anak membaik, tetap, atau memburuk.
Perhitungan Z-score memakai tabel standar pertumbuhan anak WHO 2006, sehingga status gizi dibaca dengan acuan yang sama dengan layanan kesehatan.
Setiap skor prioritas disertai faktor dan nilainya. Keputusan klinis tetap berada pada tenaga kesehatan.
Orang tua hanya melihat anaknya sendiri, kader dan tenaga kesehatan hanya anak yang ditugaskan. Asisten AI menerima ringkasan tanpa NIK, nomor telepon, atau nama orang tua.
Catat pengukuran kapan saja, lihat grafik pertumbuhan, dan baca ringkasan status anak dengan bahasa sederhana.
Daftar anak terurut berdasarkan prioritas, lengkap dengan alasan dan tindak lanjut yang masih berjalan.
Dasbor sebaran prioritas, pemantauan yang terlewat, penyelesaian tindak lanjut, dan laporan stunting.
Daftar, tambahkan data anak, dan lihat bagaimana data pertumbuhan berubah menjadi prioritas dan tindakan.